🔴 SEDANG TREN

Liga ini benar-benar gila, bukan? Tepat ketika Anda berpikir Anda telah melihat s...

game pencetak angka tertinggi sejarah nba setelah adebayo

⚡ Poin-Poin Penting

M
📑 Daftar Isi Panteon Pencetak Angka NBA Siapa Selanjutnya yang Akan Mengguncang Pesta? └ Terkait └ Artikel Terkait └ Komentar
Kevin Park
Penulis Fitur NBA
📅 Terakhir diperbarui: 2026-03-17
📖 10 menit baca
👁️ 6.2K tampilan
Gambar hero artikel
Diterbitkan 2026-03-16 pukul 10:59 PM ET · 📖 6 menit baca · 1179 kata

Jujur saja: kita hidup di era di mana pertandingan 50 poin hampir menjadi hal biasa, tetapi 70 dan 80? Itu masih membuat Anda terdiam. Ledakan Adebayo adalah pengingat yang jelas bahwa bahkan hierarki statistik yang paling mapan pun dapat digulingkan. Ini juga menyoroti kembali para legenda yang mengukir angka-angka konyol ini beberapa dekade yang lalu.

Panteon Pencetak Angka NBA

Mari kita lihat daftar terbaru malam-malam pencetak angka individu paling luar biasa dalam sejarah NBA. Ini adalah daftar singkat para raksasa, sekarang dengan entri baru yang mengejutkan.

1. **Wilt Chamberlain, 100 poin.** 2 Maret 1962, melawan New York Knicks. Philadelphia Warriors menang 169-147. Wilt menembak 36-dari-63 dari lapangan dan 28-dari-32 dari garis lemparan bebas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ingat, tidak ada garis tiga poin. Dia mencetak 23 di kuarter pertama, 18 di kuarter kedua, 28 di kuarter ketiga, dan 31 di kuarter keempat, mengukuhkan rekor yang telah bertahan selama lebih dari enam dekade.

2. **Bam Adebayo, 83 poin.** 22 Januari 2026, melawan Charlotte Hornets. Miami Heat kalah 148-145. Adebayo menembak 29-dari-42 dari lapangan, 7-dari-12 dari tiga poin, dan 18-dari-21 dari garis lemparan bebas. Itu adalah pertandingan 50 poin pertamanya, apalagi 80, menunjukkan gambaran ofensif liga yang berkembang di mana bahkan seorang center yang berorientasi pertahanan pun bisa meledak.

3. **Kobe Bryant, 81 poin.** 22 Januari 2006, melawan Toronto Raptors. Los Angeles Lakers menang 122-104. Bryant sangat cemerlang, mencetak 28-dari-46 dari lapangan, 7-dari-13 dari luar busur, dan 18-dari-20 dari garis lemparan bebas. Lakers tertinggal 18 di kuarter ketiga sebelum Kobe membawa mereka kembali, mencetak 55 dari 81 poinnya di babak kedua.

4. **Wilt Chamberlain, 78 poin.** 8 Desember 1961, melawan Los Angeles Lakers. Philadelphia Warriors kalah dalam tiga kali overtime, 151-147. Chamberlain menembak 31-dari-62 dari lapangan dan 16-dari-31 dari garis lemparan bebas, juga meraih 43 rebound yang absurd. Ini adalah pertarungan raksasa melawan Elgin Baylor, yang mencetak 63 poin malam itu.

5. **David Robinson, 71 poin.** 24 April 1994, melawan Los Angeles Clippers. San Antonio Spurs menang 112-97. "The Admiral" mengunci gelar pencetak angka di hari terakhir musim, menembak 26-dari-41 dari lapangan, 1-dari-2 dari tiga poin, dan 18-dari-25 dari garis lemparan bebas. Dia membutuhkan 69 poin untuk menyalip Shaquille O'Neal, dan dia melakukannya dengan semangat.

6. **Donovan Mitchell, 71 poin.** 2 Januari 2023, melawan Chicago Bulls. Cleveland Cavaliers menang dalam overtime, 145-134. Mitchell menembak 22-dari-34 dari lapangan, 7-dari-15 dari tiga poin, dan 20-dari-25 dari garis lemparan bebas, juga memberikan 11 assist. Dia memaksakan overtime dengan put-back yang luar biasa setelah sengaja melewatkan lemparan bebas.

7. **Damian Lillard, 71 poin.** 26 Februari 2023, melawan Houston Rockets. Portland Trail Blazers menang 131-114. Lillard tidak terhentikan, mencetak 22-dari-38 dari lapangan, 13-dari-22 dari tiga poin, dan 14-dari-14 dari garis lemparan bebas, menambahkan 6 assist. Ini menandai pertandingan 60 poin kelimanya, menunjukkan dominasi jarak jauhnya.

8. **Elgin Baylor, 71 poin.** 15 November 1960, melawan New York Knicks. Los Angeles Lakers menang 123-108. Baylor menembak 28-dari-48 dari lapangan dan 15-dari-19 dari garis lemparan bebas. Ini adalah pertandingan 70 poin pertama dalam sejarah NBA oleh pemain selain Wilt, seorang pelopor sejati keajaiban ofensif.

9. **Devin Booker, 70 poin.** 24 Maret 2017, melawan Boston Celtics. Phoenix Suns kalah 130-120. Booker, baru berusia 20 tahun, meledak dengan 21-dari-40 dari lapangan